Bosan, aku tak tau bagaimana caranya ia menghela napas panjang saat itu
Bingung, aku tak tau bagaimana caranya ia mengerutkan dahi saat itu
Aku ingin melihat seratus ekspresi darinya
Aku bahkan tidak tau apakah ia menghela napas panjang atau tidak saat bosan
Aku bahkan tidak tau apakah ia mengerutkan dahi atau tidak saat bingung
Aku ingin melihat seribu ekspresi darinya
Bersemangat, aku tak tau bagaimana caranya ia tersenyum saat itu
Berpikir, aku tak tau bagaimana matanya yang memandang ke kejauhan saat itu
Aku ingin melihat sejuta ekspresi darinya
Aku bahkan tidak tau apakah ia tersenyum atau tidak saat bersemangat
Aku bahkan tidak tau apakah ia memandang ke kejauhan atau tidak saat berpikir
…
Tentu aku masih ingat bagaimana garis senyumnya
Tentu aku masih ingat bagaimana sudut matanya
Tentu aku masih ingat langkahnya yang besar-besar
Tentu aku masih ingat bagaimana caranya memegang sendok dan garpu
Tentu aku masih ingat bagaimana caranya memainkan gitar
…
Tapi aku masih punya banyak sekali tempat untuk menyimpan milyaran ekpresinya di ingatanku
Walaupun jika mungkin ia tidak punya ekspresi, aku akan menyimpan milyaran wajah tanpa ekpresi itu
Aku ingin melihat bagaimana caranya ia menggambar
Aku ingin melihat bagaimana ia menguap ketika mengantuk
Aku ingin melihat bagaimana ia membuat masakan yang enak-enak itu
…
Mungkin nanti
